Amsal 17:22
"Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengertingkan tulang"
(Amsal 17:22)
Guys, ada sebuah cerita dari seorang dosen disebuah kota. ia menceritakan bahwa diantara para mahasiswanya ada seorang pemuda yang kemanapun ia pergi selalu menggunakan kruk. Pemuda ini memiliki optimisme yang tinggi dan talenta bergaul yang sangat luar biasa yang di hormati dan disegani oleh teman-temannya. Ia menderita "infatile paralusis" (penyakit lumpuh yang menyerang anak-anak). Ketika ia ditanya bagaimana ia bisa mengahadapi dunia dengan berani. jawabnya "Ooh, penyakit itu gak pernah menyentuh hati gw"
Guys, kali ini kita merenungkan tentang hati. Hati 9jantung) dalam bahasa aslinya disebut lev atau levev yang berarti pusat kehidupan. Segala sesuatu yang terjadi didalam diri manusia, berawal dari hati. Oleh sebab itu, Amsal menuliskan bahwa hati yang gembira adalah obat. Ini menunjukkan bahwa hati memegang peranan penting. Telah diselidiki bahwa orang-orang yang senang tertawa jarang di temukan penyakit dalam tubuhnya ( asal jangan ketawa2 sendiri )
Seorang Ibu di Amerika mengatakan bahwa, kebahagiaan bukanlah berasal sikap dan kebaikna dari suaminya, tetapi dirinya sendiri yang memutuskan untuk memiliki kebahagiaan dan kegembiraan itu.
Nah guys, ada banyak hal dalam kehidupan ini yang dapat membuat kita stress, marah, kecewa, dll. Namun memiliki hati yang gembira bukanlah sebuah perasaan melainkan sebuah keputusan.
So, pilihan ada pada kita, apakah semua peristiw yang terjadi selalu menyentuh kita, atau kita ambil keputusan untuk peristiwa yang pahit dan menyedikan itu yang menjadi beban pikiran itu tidak menyentuh hati kita?! Tandan orang yang memiliki hati yang gembira senantiasa bersyukur kepada Tuhan atas segala sesuatu yang terjadi dalam kehidupannya, karena ia tahu bahwa Allah merencanakan yang terbaik bagi anak-anak-Nya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar