• - Mengucap Syukur Untuk Tenaga pelayan yang telah Tuhan utus Pdt. Tetty Pasaribu, S.Th,telah datang dan siap untuk melayani Tgl 5 April yang lalu,


    - Doakan Sdri.Mira anggota Boom Community yang akan menjalankan operasi pengangkatan daging tumbuh pada tanggannya (Tendon) yang rencananya akan dilaksanakan pada Libur semester II (kalender akademik Univ. Tanjung Pura)Biar Tuhan menguatkan, mencukupkan dana yang dibutuhkan untuk biaya operasi.


    - Doakan Sdri. Hana yang juga akan doperasi Paru-paru. Tapi Hana mempunyai kerinduan ingin mengikuti Ujian bersama teman-temannya sebelum ia menjalani operasi. Doakan biar Tuhan memberikan waktu yang tepat sesuai kehendak-Nya.



    - Doakan Sdr. Beni Tarigan Dalam studi akhir penyusunan skripsi untuk menyelesaikan perkuliahan jenjang S1 fakultas hukum. Biar Tuhan tambahkan hikmat pengertian serta campur tangan Tuhan dalam proses pengajuan judu, penyusunan hingga ujian skripsi.


    - Doakan perkembangan pelayanan BOOM untuk menjangkau jiwa-jiwa muda bagi Kerajaan Allah. secara khusus pengurus, kemajuan iman, semangat dan Tuhan tambahkan hati yang rindu melayani.


    - Doakan Anggota BOOM, dan juga para anak-anak muda di Kalimantan Barat.Sehinga Tuhan memberkati dalam segala aktifisa kehidupan mereka.


    - Doakan Sdr. Ferdi yang memiliki penyakit usus buntu, yang sangat mengganggu aktifitasnya sehari-hari, biar Tuhan nyatakan kuasa atas Ferdi dan menyembuhkan penyaki ini pada waktu Tuhan.


    Bagi teman-teman dan pengunjung yang memiliki pergumulan dan rindu ingin di dokan, dapat mengirimkan pokok doanya ke email filladelfia@yahoo.co.id



    Matius 7:7

Keputusan ku, Tetap Setia !

Ayub 1:1-22

"Maka berdirilah Ayub, lalu mengoyak jubahnya, dan mencukur kepalanya, kemudian sujutlah ia dan menybah".

Guys, kali ini BC akan mengajak kita untuk belajar dari teladan seorang hamba Tuhan yang luarbiasa diberkati Tuhan karena kesetiaannya. Yuups, betul ! Ayub namanya. Alkitab mencatat bahwa Ayub adalah orang yang saleh, jujur dan yang ga kalah kerennya ia Takut kepada Allah en ga kompromi dengan dosa ( Ayub 1:1). masih ada ga ya orang seperti ini di jaman sekarang??! hik..hik...BC percaya kalian pasti lebih dari om ayub ini. "amin".
Tau ga guys, akibat dari kesetiaannya Ayub diberkati Tuhan dalam kehiupanya wew!!! keyen.  mari kita baca Ayub 1:2-3 cekidot ! KLIK DISINI UNTUK 
Karena begitu banyak kekayaannya sehingga Ayub dikatakan sebagai orang yang terkaya dari semua orang di sebelah Timur. Ini membuktikan bahwa Tuhan kita selain kaya, Ia bukan Tuhan yang pelit en egois. Dia ga menikmati kekayaannya sendiri en Dia memperhitungkan kehidupan kita, Burung pipit aja dia pelihara apa lagi kita anak-anak-Nya. Tapi ga selalu didalam Tuhan kita akan senang, "bingung?" mari kita lihat kisah Ayub selanjutnya (Ayub 1:13-14) Satu persatu harta Ayub yang begitu banyak habis "Ayub bukan bangkrut", bahkan kesepuluh anaknya yang cantik en ganteng itu juga ikut mati. keadaan Ayub saat itu sangat terpuruk, bahkan Alkitab mencatat bahwa Ayub juga terkena penyakit yang sangat ganas(Ayub 2:7). semua orang meninggalkan dia, wah, jika dibayangkan keadaan Ayub ini sangat memprihatinkan, Ayub yang dulunya kaya, hidup dalam kemegahan tiba-tiba miskin dan ga punya apa-apa, bisa dikatakan Ayub sudah tidak berguna saat itu.Tapi apa yang dilakukan Ayub ketika menghadapi situasi yang sulit ini? (Ayub 1: 20) Ayub ga complaint sama Tuhan, dia ga menyalahkan Tuhan dan malah memuji Tuhan ( Ayub 1:21-22) "Give applous 2 Ayub" Prok...prokk..prok...!

STOP ! Kita lanjut lagi.
Hmm...guys BC hampir menangis waktu baca kisah Ayub ini, "lagi sakit mata, hik..hik..hikk.." Gimana kalau situasi yang dirasakan Ayub ini nyata dalam hidup kita, kebayang ga sih?! BC aja kehilangan 1 handphon udah seperti kehilangan 1 berlian, apa lagi Ayub kehilangan banyak kekayaan en terlebih anak-anak yang disayanginya. Tentunnya Ayub sangat terpukul dengan kejadian itu, Tapi Ayub punya komitmen bahwa ga ada yang lebih berharga dari Allah yang ia percayai, ga ada yang lebih setia dari Allah, ga ada yang lebih mengasihi dari Allah en ga ada yang lebih bisa mengertinya dari Allah "Amin"

Guys, munkin pergumulan kita ga seberat Ayub, tantangan dalam pelayanan kita ga seperti Saulus ( Kisah Para Rasul ) mungkin saat ini kita hanya mengalami sedikit kendala dalam pelayanan kita, hanya masalah kecil yang kita anggap itu besar sehingga menjadi batu penghalang bagi kita untuk tetap setia, lebih buruknya itu menjadi alasan bagi kita  untuk meninggaklan Tuhan dan pelayanan kita. Ingat, Tuhan ga akan membiarkan kita sampai terjatuh. (Ayub 1:12) Setiap tantangan en masalah yang terjadi di tengah-tengah pelayanan kita itu bukan berati Tuhan ga memperhatikan kita atau Tuhan udah sombong sama kita, justru Tuhan lagi fokus terhadap kita. perhatikan perbincangan Allah dengan Iblis dalam Ayub 1:6-12. Allah hanya ingin menguji kesetiaan kita, Ia sedang membentuk karakter iman kita, mental kita dan membuat kita semakin kuat, sehingga kita mampu jika Allah memberikan tanggung jawab yang lebih dari sebelumnya.

So, sekarang waktunya untuk melihat pribadi kita masing dengan belajar dari keteladanan Ayub, minta ampun sama Tuhan jika selama ini kita mulai menyalahkan Tuhan en mau coba-coba untuk tidak setia saat masalah atau tantangan terjadi dalam hidup kita. alasan-asalan konyol yang membuat kita jauh dari Tuhan, membuat kita patah semnagat melayani Tuhan.

       "Tuhan kan ga memperhatikan kami, toh pelayanan kami seperti ini"
"Ko, jadi begini, ko bisa" 
        "Udahlah mendingan gw cukup sampai disini aja"
"cape gw, tiap hari pelayanan tapi gw ga diberkati" 
       "cape2 setia tapi kayaknya Tuhan ga tau deh kalau aku setia mati2" an?!"

Jangan cepat menyimpulkan sesuatu. Ingat  jalan Tuhan ga bisa terselami  oleh manusia. mungkin pelayanan kita seperti ini karna karna kita ga sungguh-sungguh melayani, atau bisa jadi begini dan  begitu, pelayanan kita ga diberkati, ga bertumbuh padahal kita udah mati-matian setia karna diri kita sendiri. Kita koreksi diri kita apakah kita sudah benar dihadapa Tuhan, apakah pelayanan kita berkanan buat Tuhan, apakah kesetiaan kita dilandasi Takut akan Tuhan? karena ga cukup jika kita hanya setia tetapi kita ga takut Sama Tuhan, sama aja bohong kan? 

Ambil waktu bersama Tuhan, ngomong secara pribadi sama Tuhan ( berdoa ) dan ambil keputusan untuk tetap setia sama Tuhan, maka Tuhan akan memeperhitungkan kesetiaan kita, seprti Ayub, Tuhan memperhitungkan kesetiaan Ayub dan mengembalikan  seluruh kepunyaannya yang sudah hilang bahkan Alkitab mencatat dua kali lipat Allah berikan kepada Ayub. Allah memberkati Ayub hingga ia mati ( Ayub 42:10-17 ). Allah juga akan memberkati kita saat kita sabar dan setia kepada Tuhan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar